Lebih dari 200 tipe sel yang berbeda memiliki fungsi yang berkontribusi untuk mempertahankan homeostatis. Dalam bagian ini kita akan membahas struktur dan fungsi sel dalam mempertahankan homeostatis.
Bagian bagian sel adalah :
1. Membran Plasma
Membran Plasma adalah bagian paling luar dari sel, yang membatasi antara lingkungan internal dengan lingkungan eksternal. Membran sel bersifat semipermeabel yaitu akan mengatur zat yang bisa masuk ke dalam sel. Membran Plasma juga berperan penting pada komunikasi diantara sel sel dan antara sel dengan lingkungan eksternal. Membran Plasma hampir seluruhnya tersusun oleh protein dan lipid.
Fungsi dari Membran Plasma adalah :
- Sebagai gerbang ion dan lalu lintas zat yang akan masuk ke sel
- Sebagai reseptor beberapa hormon seperti hormon-hormon peptida
- Sebagai protein pengangkut untuk beberapa zat tertentu.
Transport zat yang melintasi membran plasma dibagi menjadi 2 yakni transport oasif dan transport aktif adalah Transport Pasif yakni perpindahan zat tanpa membutuhkan energi, Difusi yakni perpindahan zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah, dan osmosis yakni difusi air.
Transport aktif adalah perpindahan zat yang melawan gradien konsentrasi sehingga membutuhkan energi. Transport dengan vesikel terdiri dari endositosis dan eksositosis. Endositosis adalah proses membran sel dalam memasukkan zat ke dalam sel sedangka eksositosis adalah proses membran sel dalam mengeluarkan zat keluar sel.
2. Sitoplasma
- Sitoskleton
Sitoskleton adalah jaringan filamen protein yang terbentang sepanjang sitosol. Ada tiga tipe filamen yang membangun sitoskleton yaitu, Mikrofilamen, Filamen Intermediet, dan Mikrotubulus. Fungsinya adalah memberi rangka atau bentuk sel.
- Sentrosom
Sentrosom berlokasi dekat nukleus yang terdiri dari dua komponen yaitu sepasang sentriol dan material perisentriolar. Sentrosom berperan penting pada saat pembelahan sel.
- Ribosom
Ribosom merupakan struktur kecil yang berperan dalam pembentukan protein. Beberapa ribosom ada yang bebas pada sitosol dan ada yang terikat pada Reticulum Endoplasma. Selain itu juga ada pada Mitokondria.
-Reticulum Endoplasma
Terdiri dari Reticulum Endoplasma Halus dan Reticulum Endoplasma Kasar. Reticulum Endoplasma Kasar adalah reticulum yang ditempeli ribosom berfungsi untuk mensintesis glikoprotein dan fosfolipid yang nanti akan di transfer ke dalam organel sel lainnya atau dikeluarkan dari sel selama eksositosis. Sedangkan Reticulum Emdoplasma Halus mensintesis asam lemak dan steroid seperti estrogen dan testosteron. Selain itu Reticulum Endoplasma halus juga menonaktifkan atau detoksifikasi obat dan substansi yang merugikan.
- Golgi Kompleks
Berfungsi untuk memodifikasi, memilih dan mengemas juga mentransport protein yang diterima dari Reticulum Endoplasma Kasar. Selain itu juga untuk membentuk vesikel yang akan dikeluarkan dari sel ke cairan ekstraseluler.
- Lisosom
Merupakan bagian vesikel dari Golgi komoleks yang mengandung enzim hidrolitik yang dapat memecah berbagai molekul. Selain itu lisosom juga membantu untuk membersihkan struktur sel yang tidak berguna., memcerna produk hasil endositosis dan mentransport produknya ke dalam sitosol.
- Peroksisom
Adalah struktur sel lain yang lebih kecil tetapi mirip dengan Lisosom. Terdiri dari beberapa enzim oksidase, yaitu enzim yang bisa mengoksidasi berbagai substansi organik. Selain itu peroksisom juga Busa mengoksidasi substansi racun seperti alkohol sehingga Peroksisom banyak ditemukan pada sel hati.
- Mitokondria
Merupakan organel sel yang berfungsi menghasilkan energy dalam bentuk ATP.
3. Nukleus
Nukleus atau inti sel merupakan pusat pengatur aktivitas sel. Di dalamnya terdapat nucleoli yang berfungsi untuk menghasilkan ribosom. Nukleus juga mengandung kromosom temoat beradanya gen manusia. Masing masing kromosom mengandung molekul DNA. Total informasi genetic pada sel disebut dengan genom.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar