Selasa, 19 Januari 2021

Pengalaman Naik Motor Yogyakarta Surabaya Seorang Diri

                Halo selamat pagi, siang, sore buat teman teman pengunjung blog saya, perkenalkan nama saya Fadjar Rizky Ramdhani saya disini kuliah mengambil jurusan D3 Fisioterapi. Pada kesempatan blog ini, saya akan menceritakan pengalaman saya khususnya naik motor waktu perjalanan jauh dari Yogyakarta menuju Surabaya seorang diri. 


                   Berawal dari sebuah perencanaan mendadak pada tahun 2018 an awal. Pada waktu itu saya berfikir "Wah, libur panjang masa di rumah terus"😄 kemudian terlintas pada benak pikiran saya untuk melakukan perjalanan jauh ke provinsi Jawa Timur. Kemudian saya sepakati sendiri untuk pergi kesana tanpa ada yang menemani😂 



Pada saat itu saya memilih menggunakan motor Supra X 125 karena motor ini saya rasa cukup lumayan kuat untuk segala medan dan juga konsumsi bensin pun sangat tidak menguras isi kantong ( itung itung buat bekal kesana juga)😂 saya pastikan dulu semua sebelum berangkat apakah kondisi sudah prima semua ataupun masih ada yang kurang. 


Setelah saya pastikan semua aman dan terkendali, pada waktu itu saya berangkat di hari Jum'at malam. Saya berangkat kurang lebih pukul 20.00 malam, kemudian saya langsung bergegas men stater motor saya dan dibalut i dengan doa dalam diri jangan lupa😂 karena itu penting teman teman.. Sesaat setelah berangkat sebelumnya saya isi full bensin dulu supaya tidak berhenti berhenti nantinya, agar dalam perjalanan juga bisa lancar tanpa ada halangan. 


Saya isi pertama full 25.000 untuk kapasitas tangki 3 liter. Saya pacu kendaraan saya dengan kecepatan antara 90-100 km/jam melewati jalan jogja solo yang pada malam itu lumayan ramai kendaraan, sampai di solo kurang lebih jam 21.15. Aku putuskan untuk melewati jalur tengah yaitu Ngawi-Madiun. Jalan Solo-Sragen aku trabas tanpa ampun, karena jalur ini banyak didominasi kendaran besar seperti truk, bus, tronton, dll. 



(Sempatkan memotret Foto Gapura Kabupaten Karanganyar)

Akhirnya saya melintasi kabupaten Ngawi yang jalan nya sangat sangat makadam sekali tampaknya, haduh haduh. Sebagian besar kota ini orang nya ramah ramah. Katanya loh gaes wkwk, Slogan nya juga berisi 'Ngawi Ramah" dan juga terkenal dengan tugu Kartonyono Medot Janji yang sangat familiar sekarang jhaha. Di ngawi saya sempat mengalami kendala pada ban motor saya malah bocor karena saya menghantam lubang besar seperti kubangan buaya ini😭 Saya pun berhenti sejenak untuk mengecek ban belakang saya. Danbternyata benar sudah kempes sebelum saya melihatnya. Alhasil aku pun berhenti untuk mencari tambal ban terdekat dari lokasi ini. 


Akhirnya ban pun sudah selesai ditambal, untungnya tidak terjadi velg peyok atau pun yang sebagainya. Bersyukur sekali gaes😁 dan aku pun lanjut gas menggeber motor untuk menuju kota selanjutnya yakni "Madiun". Hehe


Tiba di kabupaten Madiun yakni kira kira pada pukul 23.45. Lumayan sudah capek juga nih badan wkwk, perjalanan 4 jam sudah ditempuh melewati jalan utama. Tibalah saatnya saya beristirahat di alun alun Madiun kala itu, aku berhenti di sebuah warung makan kecil untuk membeli satu porsi pecel khas kabupaten ini🤣


Boleh dicoba teman teman yang suka riding ataupun yang sedang singgah jika melewati Kota Madiun bisa merasakan pecel yang rasanya sangat khas kualitas kenikmatannya, wkwk. Sembari beristirahat dan menikmati malam di kota kecil ini aku sempatkan untuk menikmati keindahan kota Madiun pada malam itu. Btw, Madiun sendiri juga mempunyai Slogan yang bertuliskan " Madiun Kota Gadis" (Bukan berarti banyak gadis cantik loh)😄😂 


Foto kota Madiun di malam hari🤤


Setelah puas untuk beristirahat cukup lama, saya langsung bergegas lagi menyalakan mesin motor untuk melanjutkan perjalanan ke Surabaya. (Jangan lupa berdoa lagi ya gaes) wkwk. Iya karena memang kita juga melindungi diri kita dari hal hal yang tidak di inginkan. 

      

Oh iya ini gambar pecelnya tadi lur, selamat makan😁

Dengan niat dari hati yang paling dalam, aku pacu lagi gas motorku dengan kecepatan yang lebih tinggi lagi gaess, sampai sampai seperti mau terbang rasanya wkwk. Ku gas motorku dengan kecepatan antara 100-110 km karena jalanan di malam itu sudah lumayan sepi. (Waspada begal juga lho gaes), dominan kendaraan besar di jalanan jawa timur sepertinya. Setelah lepas madiun aku pun masuk kota Nganjuk, sampai di kota ini pada pukul 01.20 kurang lebih nya. 

Aku tidak sempat memotret gapura nya gaes, karena hati ini rasanya ingin cepat sampai saja jhaha, dari Nganjuk ke Surabaya estimasi waktu yang ku perkirakan adalah 3 jam. Aku lebih memilih untuk lanjut saja daripada berhenti lagi, toh nanti kan bisa di sambi sambi😅 (kayak apa aja gaes di sambi sambi) wkwk. Perlu di ingat ya teman teman, kabupaten Nganjuk ini angin nya sangat besar. Karena julukan kota ini adalah "Nganjuk Kota Angin" dan ada lagi julukan nya "Nganjuk Kota Adipura" menurutku ini kota yang sangat recommended. jadi diharap teman teman yang suka perjalanan jauh naik motor tetap waspada dan hati hati. Karena bisa saja motor tidak seimbang dan nanti malah oleng kapten 😂

Kota Jombang Di Malam hari


Tiba saatnya saya sampai di Kabupaten Jombang gaes wah kota nya para santri ya disini. Mantap dah wkwk, tiba di jombang sekitar pukul 03.00 dini hari, kota ini lumayan bersih dan juga tertata. Saya tidak berhenti karena kurang 1 jam  lagi sudah sampai di Kota Tujuan yakni Surabaya Kota Pahlawan. Tidak terasa shubuh pun tiba, saya sempatkan untuk berhenti di pom bensin daerah Sidoarjo dan istirahat, sholat. 

Akhirnya yang saya nantikan tiba juga, sampai di kota Surabaya sekitar jam 05.30 pagi, akhirnya lega juga rasanya. Memang capek sih, tapi jika sudah hobi apakah bisa dihilangkan? Wkwk, 
Sekian blog yang saya tuliskan pada saat ini, sampai jumpa di waktu selanjutnya ya gaes hehe 


saran saja, buat teman teman yang suka hobi seperti riding, mendaki gunung, dan yang berbau petualangan sebaiknya siapkan semua yang dibutuhkan dengan matang. Karena itu berpengaruh juga terhadap keadaan anda. Dan jika ingin nekat berpetualang, sebelumnya mantapkan dulu diri anda. Supaya tidak ada apa apa nantinya. 

Terimakasih gaess🙏😄

Tidak ada komentar:

Short Wave Diathermy Dan Micro Wave Diathermy

  MATERI PENGGUNAAN ALAT SWD DAN MWD DALAM BIDANG KESEHATAN   A.     LANDASAN TEORI Penggunaan alat short wave diathermy (SWD) b...