Halo selamat pagi, siang, sore buat teman teman pengunjung blog saya, perkenalkan nama saya Fadjar Rizky Ramdhani saya disini kuliah mengambil jurusan D3 Fisioterapi. Pada kesempatan blog ini, saya akan menceritakan pengalaman saya khususnya naik motor waktu perjalanan jauh dari Yogyakarta menuju Surabaya seorang diri.
Berawal dari sebuah perencanaan mendadak pada tahun 2018 an awal. Pada waktu itu saya berfikir "Wah, libur panjang masa di rumah terus"😄 kemudian terlintas pada benak pikiran saya untuk melakukan perjalanan jauh ke provinsi Jawa Timur. Kemudian saya sepakati sendiri untuk pergi kesana tanpa ada yang menemani😂
Pada saat itu saya memilih menggunakan motor Supra X 125 karena motor ini saya rasa cukup lumayan kuat untuk segala medan dan juga konsumsi bensin pun sangat tidak menguras isi kantong ( itung itung buat bekal kesana juga)😂 saya pastikan dulu semua sebelum berangkat apakah kondisi sudah prima semua ataupun masih ada yang kurang.
Setelah saya pastikan semua aman dan terkendali, pada waktu itu saya berangkat di hari Jum'at malam. Saya berangkat kurang lebih pukul 20.00 malam, kemudian saya langsung bergegas men stater motor saya dan dibalut i dengan doa dalam diri jangan lupa😂 karena itu penting teman teman.. Sesaat setelah berangkat sebelumnya saya isi full bensin dulu supaya tidak berhenti berhenti nantinya, agar dalam perjalanan juga bisa lancar tanpa ada halangan.
Saya isi pertama full 25.000 untuk kapasitas tangki 3 liter. Saya pacu kendaraan saya dengan kecepatan antara 90-100 km/jam melewati jalan jogja solo yang pada malam itu lumayan ramai kendaraan, sampai di solo kurang lebih jam 21.15. Aku putuskan untuk melewati jalur tengah yaitu Ngawi-Madiun. Jalan Solo-Sragen aku trabas tanpa ampun, karena jalur ini banyak didominasi kendaran besar seperti truk, bus, tronton, dll.
(Sempatkan memotret Foto Gapura Kabupaten Karanganyar)
Akhirnya saya melintasi kabupaten Ngawi yang jalan nya sangat sangat makadam sekali tampaknya, haduh haduh. Sebagian besar kota ini orang nya ramah ramah. Katanya loh gaes wkwk, Slogan nya juga berisi 'Ngawi Ramah" dan juga terkenal dengan tugu Kartonyono Medot Janji yang sangat familiar sekarang jhaha. Di ngawi saya sempat mengalami kendala pada ban motor saya malah bocor karena saya menghantam lubang besar seperti kubangan buaya ini😭 Saya pun berhenti sejenak untuk mengecek ban belakang saya. Danbternyata benar sudah kempes sebelum saya melihatnya. Alhasil aku pun berhenti untuk mencari tambal ban terdekat dari lokasi ini.
Akhirnya ban pun sudah selesai ditambal, untungnya tidak terjadi velg peyok atau pun yang sebagainya. Bersyukur sekali gaes😁 dan aku pun lanjut gas menggeber motor untuk menuju kota selanjutnya yakni "Madiun". Hehe
Tiba di kabupaten Madiun yakni kira kira pada pukul 23.45. Lumayan sudah capek juga nih badan wkwk, perjalanan 4 jam sudah ditempuh melewati jalan utama. Tibalah saatnya saya beristirahat di alun alun Madiun kala itu, aku berhenti di sebuah warung makan kecil untuk membeli satu porsi pecel khas kabupaten ini🤣
Boleh dicoba teman teman yang suka riding ataupun yang sedang singgah jika melewati Kota Madiun bisa merasakan pecel yang rasanya sangat khas kualitas kenikmatannya, wkwk. Sembari beristirahat dan menikmati malam di kota kecil ini aku sempatkan untuk menikmati keindahan kota Madiun pada malam itu. Btw, Madiun sendiri juga mempunyai Slogan yang bertuliskan " Madiun Kota Gadis" (Bukan berarti banyak gadis cantik loh)😄😂
Foto kota Madiun di malam hari🤤
Setelah puas untuk beristirahat cukup lama, saya langsung bergegas lagi menyalakan mesin motor untuk melanjutkan perjalanan ke Surabaya. (Jangan lupa berdoa lagi ya gaes) wkwk. Iya karena memang kita juga melindungi diri kita dari hal hal yang tidak di inginkan.
Oh iya ini gambar pecelnya tadi lur, selamat makan😁





Tidak ada komentar:
Posting Komentar